Dalam acara Bedah Buku Mengutamakan Rakyat Bersama dua Jenderal, Rabu (20/5/09), di GOR Pakuan Unpad, Saurip Kadi mengatakan Indonesia memiliki sistem negara yang semrawut. "Indonesia merupakan campuran otoriter dan Demokrasi, jadi gak jelas mau dibawa kemana," ujarnya.
Selain sistem negara yang semrawut, Saurip juga menambahkan sistem demokrasi yang dianut Indonesia juga merupakan campuran antara Parlementer dan Presidensial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ketua Dewan Negeri Merak Yustiani, rencananya negeri Merak ini akan melakukan kontrak sosial dengan rakyat yang mendukung mereka.
"Jadi kami bersama rakyat untuk memaksa para elite merubah, dan kalau tidak bisa juga, ya kita buat negara sendiri," katanya.
Sosialisasi Negeri Merak sudah dilakukan di 297 tempat dan 170 perguruan tinggi. "Rata-rata tempat yang telah kami kunjungi setuju dengan apa yang kami ungkapkan," lanjut Yustiani.
(ern/ern)











































