Mayjen TNI Saurip Kadi dan Deddy Mizwar Gerilya Negeri Merak

Mayjen TNI Saurip Kadi dan Deddy Mizwar Gerilya Negeri Merak

- detikNews
Rabu, 20 Mei 2009 19:40 WIB
Bandung - Pasangan Deddy Mizwar dan Mayjend TNI (Purn) Saurip Kadi kini sibuk gerilya terbuka dengan melakukan kontrak sosial untuk mendirikan Negeri Merak (Mengutamakan Rakyat) di berbagai tempat dan perguruan tinggi. Hari ini, giliran kampus Unpad di Jatinangor yang dapat giliran.

Dalam acara Bedah Buku Mengutamakan Rakyat Bersama dua Jenderal, Rabu (20/5/09), di GOR Pakuan Unpad, Saurip Kadi mengatakan Indonesia memiliki sistem negara yang semrawut. "Indonesia merupakan campuran otoriter dan Demokrasi, jadi gak jelas mau dibawa kemana," ujarnya.

Selain sistem negara yang semrawut, Saurip juga menambahkan sistem demokrasi yang dianut Indonesia juga merupakan campuran antara Parlementer dan Presidensial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu Deddy Mizwar mengatakan negara Indonesia belum demokrasi. "Terlihat demokratis tapi belum demokrasi, hak-hak rakyat banyak yang sudah diambil," kata artis pemeran utama dalam Film Naga Bonar ini.

Menurut Ketua Dewan Negeri Merak Yustiani, rencananya negeri Merak ini akan melakukan kontrak sosial dengan rakyat yang mendukung mereka.

"Jadi kami bersama rakyat untuk memaksa para elite merubah, dan kalau tidak bisa juga, ya kita buat negara sendiri," katanya.

Sosialisasi Negeri Merak sudah dilakukan di 297 tempat dan 170 perguruan tinggi. "Rata-rata tempat yang telah kami kunjungi setuju dengan apa yang kami ungkapkan," lanjut Yustiani.

(ern/ern)


Berita Terkait