meter di Blok Sawah, RT 1 RW 2, Kelurahan Cigondewah Kidul Kecamatan Bandung Kulon, Selasa (19/5/2009).
Mayat pedagang cuankie ini terlihat pertama kali oleh sejumlah anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi pada pukul 10.30 WIB. "Anak-anak itu melaporkan ke warga karena melihat sesosok mayat pria tergantung di pohon bambu," ujar salah seorang warga, Agus (33).
Mendapat kabar tersebut, dirinya bergegas ke lokasi penemuan mayat Asep. Setelah benar adanya orang yang gantung diri, Agus segera
menelpon polisi terdekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas kepolisian kesulitan menurunkan tubuh Asep yang tergantung di pohon bambu setinggi 15 meter. Melihat kondisi demikian, akhirnya
salah seorang warga berinisiatif memanjat pohon. Namun terjadi salah keputusan, sebab warga yang memanjat itu malah memotong pucuk pohon.
Alhasil, tubuh korban melayang ke bawah.
Di pakaian Asep, polisi menemukan dompet hitam berisi SIM, KTP, handphone Nokia 2600, uang sebesar Rp 33 ribu, pas foto korban, dan foto seorang perempuan bertuliskan SMA Bunga Bangsa.
Hasil indentifikasi petugas Polres Bandung Barat dan Polsek Bandung Kulon, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Asep. Diduga
Asep bunuh diri. Diketahui juga bahwa Asep Iwan merupakan warga Kampung Buniwangi RT 05/03 Desa Mekarwangi Kecamatan Lembang Kabupaten
Bandung Barat.
Kapolsek Bandung Kulon AKP Apong Wasrun mengungkapkan bahwa korban tewas karena bunuh diri. Namun begitu, polisi masih menyelidiki motif
bunuh diri.
"Dia tewas bunuh diri dan menggantung di atas pohon bambu. Kasus ini jarang terjadi," singkatnya. Jenazah Asep pun dibawa ke kamar jenazah RSHS Bandung dengan menggunakan ambulan.
(bbp/ern)











































