Pasien suspect H1N1 atau dikenal dengan flu babi, EK (31) bisa bernapas lega sekarang. Dari hasil pemeriksaan darah di laboratorium Balitbangkes, EK dinyatakan negatif flu babi. Pasien pun akan segera ke luar dari ruang isolasi.
Demikian disampaikan salah satu anggota tim penanganan infeksi khusus RSHS, dr Primal Sudjana kepada wartawan di ruangan tunggu Ruang Isolasi Flamboyan RSHS, Jalan Pasteur, Senin (18/5/2009).
"Hari ini kita sudah mendapatkan surat resmi dari Balitbangkes dan hasilnya EK itu negatif mengidap flu H1N1. Ini merupakan kabar gembira, alhamdulilah bukan flu H1N1," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim dokter sudah mengadakan pertemuan, EK akan segera ke luar dari ruang isolasi Flamboyan. Kapan keluarnya nanti akan kita bahas lagi, termasuk apakah dia masih harus dirawat lagi di RSHS atau langsung boleh pulang," jelas Primal.
EK masuk ke ruang isolasi pada Kamis, 14 Mei 2009 lalu. Sepulang lawatannya ke Los Angeles AS, EK mengeluh demam dan flu. Bahkan EK pun sempat ditahan selama 9 jam di Bandara Seoul, saat transit sebelum tiba di Indonesia. EK saat itu terlihat sakit. Punya riwayat mengunjungi dua negara yang positif flu babi, EK dinyatakan pasien suspect pertama flu babi.
(ern/ern)











































