Hal tersebut disampaikan Ketua tim penanganan infeksi khusus RSHS, Hadi Jusuf kepada detikbandung saat dihubungi melalui telepon selularnya.
"Pagi ini hasilnya akan datang, tapi sepertinya akan telat karena kan dari Jakarta. Tapi yang pasti hari ini," ujar Hadi. Harapannya adalah hasil PCR menyatakan EK negatif H1N1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Hadi mengatakan kodisi EK yang sempat mengeluh sakit tenggorokan beberapa waktu lalu kini sudah semakin membaik. "Hanya tinggal susah menelan sedikit. Kondisi keseluruhan membaik," tambah Hadi.
Menurut salah seorang anggota tim doketr penanganan infeksi khusus RSHS, Anggraini Alam, hasil PCR yang hasilnya akan diketahui hari ini berasal dari sampel darah EK pada hari ke-1 dan ke-3. "Hari ini diharapkan hasilnya bisa sampai, dan hasilnya baik," ujar Anggraini.
Sampel darah EK sebelumnya telah RSHS dikirimkan ke Balitbangkes pada saat EK pertama kali masuk ke ruang isolasi Falamboyan RSHS, Kamis (14/5/2009). Sebelumnya diberitakan, tim dokter penanganan penyakit infeksi khusus RSHS Bandung menetapkan EK sebagai suspect pertama H1N1 setelah mengetahui riwayat perjalanan EK ke dua negara, Amerika Serikat dan Korea Selatan, yang positif terjangkit flu babi.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(tya/ern)











































