Buntut Kongres Golput, Dua Aktivis Dipanggil Polisi

Buntut Kongres Golput, Dua Aktivis Dipanggil Polisi

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 18 Mei 2009 09:28 WIB
Buntut Kongres Golput, Dua Aktivis Dipanggil Polisi
Bandung -

Pelaksanaan Kongres Nasional ke-2 Golongan Putih (Golput) di Bandung yang dihadiri Sri Bintang Pamungkas, Minggu (17/5/2009), berbuntut panjang. Pasca acara tersebut, dua orang aktivis asal Bandung dipanggil polisi.

Informasi yang diperoleh detikbandung, kedua orang pria ini rencananya akan datang ke Mapolwiltabes Bandung, Senin (18/5/2009).

"Ya betul. Kita bukan diperiksa. Tetapi diundang polisi untuk menjelaskan persoalan acara kemarin," kata salah seorang aktivis berinisial D saat dikonfirmasi detikbandung melalui ponselnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, pemangilan tersebut akan dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB. "Kita pasti datang memenuhi undangan ini. Memang kita tidak dipanggil secara resmi, tapi hanya ditelpon saja. Intinya, polisi ingin mengetahui acara Kongres Golput di Bandung," jelasnya.

Minggu, Sri Bintang Pamungkas bersama 30 lebih aktivis yang berasal dari beberapa daerah menggelar kongres Golput secara diam-diam di Hotel Puri Gardenia Jalan Dipatiukur. Hasil kongres tersebut menargetkan golput pada Pilpres mendatang mencapai 60 persen. Jika golput mencapai angka itu, kongres Golput meminta capres dan cawapres yang menang nanti untuk mundur. Kongres telah mengumpulkan beberapa nama untuk menjadi presidium di antaranya Sri Bintang Pamungkas dan Mantan KSAD Ryamizard Ryacudu.

(ern/ern)


Berita Terkait