Istri Korban Lihat Suaminya Dipukul

Cekcok Oknum Polisi-TNI

Istri Korban Lihat Suaminya Dipukul

- detikNews
Minggu, 17 Mei 2009 10:19 WIB
Istri Korban Lihat Suaminya Dipukul
Bandung - Istri korban Asep Ridwan (28), Nurleli (28), ikut menyaksikan perselisihan yang terjadi antara seorang oknum polisi dan suaminya tersebut. Dikatakannya, kepala Asep menghantam aspal jalan setelah tinjuan pelaku yang menyasar ke leher depan korban.

Menurut keterangan Nurleli yang ditemui wartawan seusai prosesi pemakaman suaminya yang tewas ketika insiden terjadi di Jalan Pesantren, Sabtu (16/5/2009), ketika itu ia dibonceng oleh korban. Sementara itu, adik korban, Kiki, berada di motor yang terpisah.

Mereka hendak menuju ke RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Dirinya membenarkan ketika dalam perjalanan, motor yang dikendalikan suaminya tersebut hampir menyerempet mobil RN.

"Kita berangkat dari rumah sekitar pukul 08.30 WIB, di tengah perjalanan motor hampir menyerempet mobil RN," kata Nurleli tersedu.

Seketika saja, imbuhnya, RN meneriaki korban dengan perkataan kasar dan berlanjut dengan adu mulut antara Kiki dan RN. Niat berbicara baik-baik tidak digubris pelaku. Nurleli mengatakan, RN sempat mengeluarkan pistol yang diarahkan kepada Kiki.

"Saat pelaku mengelurkan pistol dan mengarahkannya pada Kiki, Dia (Asep) sempat bertanya apakah dia (Pelaku) anggota?" cerita Nurleli.

Tapi, tambahnya, RN tidak menjawab pertanyaan yang dilontarkan korban dan pelaku langsung memukul Kiki. Naas bagi Asep, ketika ia hendak melerai perkelahian tersebut, dadanya dihujam tendangan RN dan terduduk ke tanah.

"Kemudian dia (RN) langsung memukul leher depan Asep dan jatuh ke aspal dengan mengenai bagian belakang kepala," kata Nurleli yang menambahkan seketika juga Asep pingsan seketika.

Saat kejadian berlangsung, tambahnya, banyak warga yang berkerumun di sekitar lokasi kejadian. "Warga tidak berani melerai, mungkin karena takut dia (RN) bawa pistol," kata Nurleli.

Setelah diketahui suaminya pingsan, RN sempat membopong korban ke tepian jalan. "Sabar, ya bu. Semuanya saya yang urus dan tanggungjawab," kata Nurleli menirukan ucapan RN.

RN lantas melarikan korban ke RS Cibabat. Ketika tiba di rumah sakit, jelas istri korban, keadaan Asep sudah buruk. Darah keluar dari mulut korban. "Dokter di sana bilang tengkorak belakang kepalanya remuk," terang Nurleli.

Ia menambahkan, baik RN ataupun korban ketika kejadian berlangsung keduanya tidak mengenakan pakaian dinas.



Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/lom)


Berita Terkait