Pasien suspect H1N1 ES (39) yang sejak Senin (11/5/2009) malam dirawat di ruang isolasi Flamboyan RSHS, dapat segera pulang jika dinyatakan negatif. Namun keputusan boleh tidaknya ES pulang, tergantung pernyataan resmi dari hasil Balitbangkes Jakarta.
"Kalau hasilnya negatif, tentu saja ES bisa pulang secepatnya, tetapi hasil lab yang nanti akan disampaikan secara tulisan belum keluar," ujar Anggraini Alam yang merupakan salahsatu anggota tim dokter yang menangani ES kepada wartawan di tempat tunggu Ruang Flamboyan RSHS, Rabu (13/5/2009).
Menurut Anggraini, sampel darah ES telah dikirimkan ke Balitbangkes sejak Senin malam dan biasanya hasil lab tersebut dapat diketahui setelah 3 hari. "Kemungkinan besok," kata Anggraini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, pihak RS melarang keluarga untuk melakukan kontak langsung dengan ES. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, sebab flu babi berindikasi dapat menularnya melalui manusia ke manusia.
"Ya walau begitu pihak keluarga bisa melihatnya melalui CCTV yang disediakan," ujar Anggraini. CCTV tersebut dilengkapi dengan interkom, sehingga memungkinkan ES dan keluarga untuk tetap bisa berkomunikasi.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(tya/ern)











































