"Ini inisiatif kami saja sebagai tanda agar lebih hati-hati," ujar Endang kepada detikbandung, Selasa (12/5/2009). Namun menurut Endang hal tersebut masih kurang maksimal, karena bagaimanapun jalan yang berlubang tersebut seharusnya diperbaiki.
Dalam 6 bulan terakhir, secara swadaya warga pun beberapa kali memperbaiki jalan berlubang itu, baik dengan mengecor dengan semen atau menutup dengan sisa brangkal. "Tapi tergerus air hujan lagi, sehingga bolong lagi," ujar Endang.
Menurut Endang, seringnya motor terperosok lobang juga dikarenakan kurangnya lampu penerangan di Jalan Malabar tersebut. "Apalagi pohonnya rimbun," ujar Endang.
Pemasangan tanda oleh warga sekitar tersebut telah dilakukan sejak 4 hari lalu. Berdasarkan pantauan detikbandung kawasan tersebut merupakan jalur padat dan ramai yang sering dilalui oleh kendaraan.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(tya/ern)











































