'Kurikulum Pendidikan IT Harus Dievaluasi'

'Kurikulum Pendidikan IT Harus Dievaluasi'

- detikNews
Jumat, 08 Mei 2009 17:27 WIB
Kurikulum Pendidikan IT Harus Dievaluasi
Bandung - Perkembangan IT yang luar biasa cepatnya dewasa ini membuat sumber daya manusia di bidang IT (IT Human Resources) menjadi profesi yang sangat diidamkan semua orang. Celakanya, kebutuhan SDM IT yang sangat besar tidak diimbangi suplai SDM IT yang sesuai dengan kebutuhan karena kurikulum yang tidak sesuai dengan perkembangan IT.

Menurut Chief of Lembaga Riset Telematika Sharing Vision Dimitri Mahayana saat berbincang dengan detikbandung, disela-sela sesi Sharing Vision 'IT Human Resources Trend & Considerations' di Hotel Aston Tropicana, Jalan Cihampelas, Jumat (8/5/2009) siang.

"Solusi bagi pendidikan adalah evaluasi seluruh kurikulum IT. Khususnya yang lanjutan, bukan yang dasar. Karena yang dasar tidak ada perubahan yang signifikan," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dimitri, seharusnya kurikulum IT sekarang disesuaikan dengan kebutuhan praktis di lapangan. Sistem pendidikan IT harus bisa menghasilkan technopreuner yang kreatif dan inovatif. Karena dunia IT penuh dengan kreasi dan inovasi.

"Kalau perlu mahasiswa tingkat akhir didorong untuk menciptakan sesuatu. Seperti yang dilakukan oleh SBM (School of Business Manajemen ITB - red). Disana mahasiswa dipaksa untuk menciptakan produk," kata Dimitri mencontohkan.

Kekhawatiran Dimitri terhadap masalah kurikulum IT cukup mendasar. Sebab, secara bisnis, jika IT dipercayakan kepada orang lain yang nota bene bukan dari internal perusahaan tersebut (outsourcing - red) akan sangat membahayakan.

"Ibaratnya karena nyawa kita dipegang orang lain. Saya harap bangsa kita bisa mengurangi ketergantungan outsource IT dari luar," pungkasnya.

(afz/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads