Peryataan tersebut dikatakan oleh Wagub seusai pelepasan kontingen kampanye akbar Angkatan Muda Bandung Lautan Api (Ambalap) di depan kantor Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jabar, Jalan Cilaki No 51, Jumat (8/5/2009).
"Sekarang Jabar bukan hanya menjad target pengguna narkoba, melainkan menjadi produsen karena akses ke jakarta yang lebih mudah," kata Wagub
Dede menyebutkan contoh kota di Jabar yang mejadi produsen narkoba dan berhasil diungkap oleh jajaran kepolisian adalah, Bogor, Depok, dan Bekasi.
Wagub menambahkan, peredaran narkoba sekarang bukan saja terjadi di lapisan masyarakat saja tapi sudah beredar di lapisan pegawai negeri sipil. Di Jabar, kata Dede, sebanyak 18 PNS diketahui mengkonsumsi Narkoba.
"Tes urine sudah menjadi agenda tetap, sudah 10 ribu PNS di tes," jelas Wagub singkat.
Hingga saat ini, imbuh Dede, sanksi terhadap PNS yang diketahui menggunakan narkoba masih belum jelas. "Masih kami susun. Bertahap," katanya. Rencananya kampanye akbar "Genderang Perang Melawan Narkoba" dilakukan di wilayah Jawa-Bali.
(ahy/ern)











































