Menghadapi risiko pekerjaan yang tinggi, petugas Satpol PP Kota Bandung ternyata tidak dilengkapi peralatan memadai. Akibatnya sering jatuh korban.
Seperti yang terjadi saat petugas Satpol PP dengan bantuan polisi akan mengeksekusi 15 rumah di RT 6 dan 7 RW7 Kelurahan Babakan Kecamatan Babakan Ciparay, Selasa (5/5/2009). Setidaknya empat petugas mengalami luka parah di kepala akibat terkena lemparan batu.
"Kita memang mengakui bahwa kita kekurangan sarana prasarana seperti helm. Apalagi untuk tugas pembongkaran yang rawan konflik seperti ini. Rata-rata yang terluka adalah yang tidak pakai helm," ujar Kepala Satpol PP Kota Bandung Ferdi Ligaswara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Bidang Operasional Satpol PP Kota Bandung Kurnaedi menuturkan, 30 orang tidak pakai helm karena tugas mereka hanya bantuan saja. Akibatnya empat dari mereka mengalami luka di bagian kepala terkena lemparan.
"Saat ini mereka sudah dibawa ke Rumah Sakit Imanuel, beserta dua pegawai bina marga yang mengemudikan bulldozer yang mengalami bocor di bagian kepala," terang Kurnaedi.
Setelah pukul 12.00 WIB, Satpol PP dan petugas kepolisian sudah bubar. Sementara warga masih berkumpul dan makan siang di sekitar lokasi bangunan yang akan dibongkar.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(lom/lom)











































