Dari 20 orang murid di Padepokan Paruyukan, 9 di antaranya adalah bukan penduduk probumi. Empat orang berasal dari cekoslovakia, 2 orang asal Prancis, 1 orang Cina dan 3 orang Brazil.
Dalam acara ruwatan bumi yang digelar di Bukit Pakar Raya Timur, tampak juga orang asing yang tengah beraksi pencak silat. Mereka adalah dua orang mahasiswa Tekhnik Industri ITB asal Cekoslovakia Martin (28) dan Ales (24).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan saja fisik tapi jiwa spiritual di ajarkan dalam pencak silat," tutur Martin.
Senada dengan Martin, Ales pun mengaku senang bisa mempelajari ilmu pencak silat. Mereka harus menempuh waktu selama 13 bulan untuk mempelajarinya.
"Ke depannya ingin belajar debus walaupun belum pernah lihat dan hanya mendengar," ujar Ales.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ema/ema)











































