May Day, Pengusaha Minta Buruh Jangan Sweeping Pabrik

May Day, Pengusaha Minta Buruh Jangan Sweeping Pabrik

Baban Gandapurnama - detikNews
Kamis, 30 Apr 2009 16:20 WIB
Bandung -

Para pengusaha berharap peringatan hari buruh pada 1 Mei atau sering disebut May Day di Jabar tak diwarnai aksi sweeping pabrik-pabrik. Aksi unjuk rasa yang biasa dilakukan pada May Day diimbau hanya dilakukan oleh perwakilan buruh.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar Dedi Wijaya mengatakan pihaknya berharap para buruh tak melakukan sweeping pabrik-pabrik. Menurut dia, jauh hari asosiasi pengusaha dan serikat buruh sudah membuat kesepakatan.

"Besok yang akan melakukan aksi hanya perwakilannya saja. Mereka bersepakat tak ada sweeping pabrik," katanya saat dihubungi melalui telepon, Kamis (30/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya karena besok bukan hari libur, jadi pekerja harus masuk semua. "Kalau ada yang bolos kerja berarti absen," katanya.

Dihubungi secara terpisah, Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia Jabar Ade Sudrajat mengatakan pengusaha tak melarang buruh untuk berunjuk rasa, asalkan tidak melakukan sweeping untuk mengajak rekannya di pabrik.

"Saya berharap demo berlangsung aman dan jangan bertindak anarkis. Demo sih boleh saja, tapi jangan ada anarkis ke pabrik-pabrik. Kalau ada yang anarkis, akan kami tempuh jalur hukum," katanya.

Ketika ditanya bagaimana jika ada buruh yang bolos untuk demo besok, Ade menyatakan hal itu tergantung kebijakan pengusaha masing-masing.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads