Walau Mahal, Banyak Sekolah Buru Lego Mikrobot

Walau Mahal, Banyak Sekolah Buru Lego Mikrobot

- detikNews
Kamis, 30 Apr 2009 08:54 WIB
Walau Mahal, Banyak Sekolah Buru Lego Mikrobot
Bandung - Walaupun mahal namun Lego justru banyak dicari oleh sekolah-sekolah yang ingin mengembangkan robotika. Permintaan sekolah-sekolah di luar kota besar juga semakin meningkat seiring populernya robotika di Indonesia.

Seperti dikatakan oleh Managing Director CV Pelopor Inovasi, distributor tunggal Lego Mikrobot di Indonesia, Bambang Rusli. Sejak masuk ke Indonesia 2003 silam, Lego Mikrobot mengalami pertumbuhan penjualan yang signifikan.

"Sekolah dasar dan menengah justru banyak permintaan ke kita. Di Bandung, misalnya, produk kami banyak diserap sekolah-sekolah unggulan seperti SD-SMP Trimulya dan Bandung Alliance International School (BAIS). Padahal satu unitnya kami jual Rp 4,6 juta," paparnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bambang mengakui, setiap tahun selalu ada permintaan dari sekolah-sekolah tersebut. Lego Robotik adalah perangkat edukasi berbasis mainan. Tidak hanya merakit menjadi sebuah robot, siswa juga harus memprogramnya sehingga robot tersebut bisa berjalan sesuai dengan instruksi yang dibenamkan melalui software bawaan Lego.

"Kita ingin semuanya menyenangkan bagi anak-anak. Itu kenapa bentuk NXT (tipe robot Lego untuk edukasi - red) bisa dirakit dan diprogram dengan software yang berbasis simbol dan gambar. Bukan bahasa algoritma yang rumit. Sehingga anak SD pun bisa memprogramnya," terangnya.

Tak heran permintaan akan robot pun meningkat tajam. Dari tahun sebelumnya yang angka penjualannya hanya berkisar 30 unit saja, saat ini melonjak menjadi hampir 400-an unit.

"Tahun 2008, sekitar 300 unit produk kami, ini naik pesat karena pada 2003 masih kurang dari 30 unit. Targetnya tahun ini meningkat lagi, 400-an unit," katanya.
(afz/ern)


Berita Terkait