"Kita berikan paket cicilan bagi sekolah yang berminat namun dana terbatas," ujar Managing Director CV Pelopor Inovasi, distributor tunggal Lego Mikrobot di Indonesia, Bambang Rusli saat berbincang dengan detikINET di kampus ITB, Jalan Ganesha 10, Rabu (29/4/2009) sore.
Menurutnya, permintaan terhadap perangkat Lego Mikrobot semakin meningkat seiring dengan makin populernya robotika di Indonesia. Bahkan, penjualan perangkat pendidikan tersebut diklaimnya saat ini lebih tinggi dibandingkan penjualan perangkat Lego yang berupa mainan murni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulai munculnya kesadaran kalangan sekolah maupun orang tua murid akan perangkat edukasi yang menarik, interaktif, namun tidak mengurangi bobot pelajaran di dalamnya juga menjadi penyebab meningkatnya permintaan akan robot di sekolah-sekolah. Di sisi lain, anak didik saat ini lebih menyenangi perangkat bersifat hiburan.
"Siswa saat ini cenderung menyukai sesuatu yang bersifat menghibur. Dengan robot pada dasarnya siswa belajar bahasa, fisika, matematika, komputer pemograma, mekanika bahkan musik juga bisa dipelajari dari sini. Ini membuat mereka lebih betah saat belajar," pungkas pria berkacamata ini.
(afz/ern)











































