Aksi yang sebelumnya digelar di depan pintu masuk parkir Mal Parijs Van Java, Jalan Karang Tinggal, Sabtu (25/4/2009), menuntut hal yang serupa dengan aksi yang sedang berlangsung.
"Kami meminta dewan untuk membela rakyat kecil terkait tertutupnya akses warga untuk ke Masjid Safullah," kata Koordinator AGAP Muhammada Mu'min yang turut dalam aksi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
10 perwakilan warga langsung diterima oleh ketua DPRD Kota Bandung Husni Muttaqien untuk melakukan audiensi. Sementara itu, sebagian massa aksi berada di halaman DPRD.
Sebelumnya massa meminta pihak pengelola mal PVJ untuk menepati janji membuka akses jalan menuju Masjid Saefullah yang tertutup sejak tahun 2001. PT Bintang Bangun Mandiri menjanjikan warga setelah pembangunan Mal Rampung akan membuka benteng yang menghalangi akses masjid.
Namun hingga saat ini janji pengelola mal belum juga ditepati. "Mereka telah berjanji akan memberikan kembali akses jalan ke Masjid, tapi sampai sekarang tidak juga ditepati. Padahal sudah tertuang hitam di atas putih," jelas perwakilan warga.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/ern)










































