Live launching band tersebut bertepatan dengan Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-45 Tahun, Senin (27/4/2009). Menurut Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kebon Waru Andika Dwi Prasetya, terbentuknya band tersebut sebagai salah satu langkah Kebon Waru mengukir prestasi karena berhasil mendidik napi.
"Masa-masa berat yang para napi jalani di balik jeruji menjadi sesuatu yang indah ketika mereka mampu mengekspresikan diri bermain musik," ujarnya di Rutan Kebon Waru, Jalan Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Album pertama grup band ini bertajuk 'Lihat gua sekarang' yang juga menjadi lagu hits dalam album itu. "Lagu ini menceritakan bagaimana mereka mengaku salah dan berusaha bangkit. Mereka juga ingin membuktikan jika kelak mereka bisa membaur dengan masyarakat," jels Andika.
Saat ini, kata Andika, album masih tahap recording dengan indie label. Diharapkan ke depan, ada perusahaan label di Indonesia yang tertarik. "Mei nanti, Waru Band akan mendapatkan penghargaan dari MURI karena untuk pertama kalinya ada band yang dirintis di dalam rutan," kata Andika.
Grup band aliran rock and roll ini sempat memperlihatkan aksinya hari ini di hadapan Kepala Rutan Kebun Waru Suharman dan Kakanwil Depkum HAM Muhammad Indra. Mereka membawakan dua buah lagu berjudul 'Lihat gua sekarang' dan 'Depresi'.
(ern/ern)











































