Pemkot dan Unilever Gelar Kompetisi Lingkungan RW Bersih

Pemkot dan Unilever Gelar Kompetisi Lingkungan RW Bersih

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 24 Apr 2009 14:56 WIB
Pemkot dan Unilever Gelar Kompetisi Lingkungan RW Bersih
Bandung -

Yayasan Unilever Indonesia menggandeng BPLH Kota Bandung dan Lembaga Penerapan Teknologi Tapat Guna (LPTT) menggelar program bertajuk Bandung Green & Clean (BGC) 2009. Rencananya, program tersebut bakal diluncurkan di Lapangan Balai Kota, Jalan Wastukencana, Bandung, Sabtu (25/4/2009).

"Ini pertama di Bandung. Yaitu program dan kompetisi lingkungan tingkat Rukun Warga (RW) yang berbasis pemberdayaan masyarakat dalam mengelola sampah secara
mandiri,"jelas Environment Program Manager Yayasan Unilever Indonesia, Silvi Tirawaty, saat jumpa pers di Rumah Makan Bumbu Desa, Jalan Laswi, Jumat (24/4/2009).

Silvi menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility dari PT Unilever Indonesia Tbk. Tujuan program ini, kata Silvi,
bertujuan mengubah paradigma masyarakat mengenai permasalahan sampah dan lingkungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua LPTT Rohadji Trie menyatakan, mendukung program BGC di Kota Bandung. Sebab, kata dia, program itu sejalan dengan program yang dilakukan LPPT, yakni berkaitan dengan pengelolaan lingkungan.

"Pada program BGC ini, LPTT bertanggung jawab dalam operasional program di masyarakat. Misalnya, implementasi edukasi lingkungan di masyarakat, mendampingi dan memantau perkembangan program," tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPLH Kota Bandung Dandan Riza Wardana menjelaskan, program BGC yang peduli program lingkungan ini sangat sesuai dengan tujuh program prioritas Kota Bandung.

"Program BCG ini merupakan bentuk keseriusan dan kepedulian sektor swasta terhadap masalah lingkungan terutama masalah sampah dan penghijauan di Kota Bandung. Namun begitu, jangan jadikan program ini hanya eforia saja," ungkap Dandan.

Program BGC diikuti 30 kecamatan di Kota Bandung. Satu kecamatan bisa mengirimkan 3 wakilnya. Nantinya, di tiap RW ditinjau tingkatan pelaksanaan pemilihan sampah. Selain itu, pengelolaan sampah di rumah-rumah warga dengan konsep reduce,reuse dan recycle (3R).

"Tak itu saja kami akan melihat apakah dalam RW itu melakukan penghijauan, tipe tanaman yang ada dan manfaat tanaman itu bagi warga setempat," pungkas Silvi.

(bbp/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads