Setelah Minggu malam (19/4/2009), bendera negara Angola berhasil dicuri, pada Rabu pagi (22/4/2009), hampir saja bendera Negara Burundi juga dicuri. Sukurlah aksi itu kepergok petugas keamanan. Alangkah kaget, karena pencuri yang tengah menurunkan bendera itu adalah seorang perempuan.
"Pada saat tertangkap si pelaku yang ternyata ibu-ibu itu, mengaku dia ingin mencium bendera karena sedang mengidam. Tapi untuk shock theraphy, kami membawanya ke Polsek Sumur Bandung," ujar Kepala Museum KAA Isman Pasha, saat ditemui di kantornya, Jalan Asia Afrika, Kamis (23/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Isman menambahkan, awalnya dia mengaku pencuri bendera adalah gelandangan yang mana benderanya akan dibuat selimut.
Minggu malam (19/4/2009), Saat itu hujan turun. Pihak keamanan museum melakukan patroli pada puku 20.30 WIB, bendera Angola terlihat masih ada. Namun pukul 21.30 WIB pihak keamanan melihat bendera tersebut hilang.
Pencurian kedua hampir saja terjadi. Kali ini sasarannya bendera negara Burundi. Kejadiannya terjadi Rabu pagi (22/4/2009) sekitar pukul 05.30 WIB. Pencurinya tertangkap basah sedang menurunkan bendera sampai setengah tiang.
(ern/ern)










































