Kepala Museum KAA Isman Pasha menuturkan kejadiannya terjadi Minggu malam (19/4/2009). Saat itu hujan turun. Pihak keamanan museum melakukan patroli pada puku 20.30 WIB, bendera tersebut terlihat masih ada. Namun pukul 21.30 WIB pihak keamanan melihat bendera tersebut hilang.
"Kejadiannya antara pukul 20.30-21.30 WIB," ujar Isman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pencuri mengambil bendera dengan cara memotong tali dengan api karena simpul tali susah dibuka," ucapnya.
Pelaku pencurian pertama belum tertangkap. Pencurian kedua hampir saja terjadi. Kali ini sasarannya bendera negara Burundi. Kejadiannya terjadi Rabu pagi (22/4/2009) sekitar pukul 05.30 WIB. Pencurinya tertangkap basah sedang menurunkan bendera sampai setengah tiang.
Pihak museum langsung membawa pencuri tersebut ke kepolisian. Belum diketahui apakah pencuri yang berjenis kelamin wanita tersebut adalah pencuri pertama atau bukan.
"Saya hanya ingin tahu motifnya apa. Apa mau dijadikan selimut atau apa," canda Isman. (ema/ern)











































