Cek Kesehatan Penumpang, Bandara Husein Waspadai Flu Singapura

Cek Kesehatan Penumpang, Bandara Husein Waspadai Flu Singapura

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 21 Apr 2009 11:27 WIB
Bandung - Waspadai wabah flu Singapura, sejak beberapa hari lalu tim kesehatan pelabuhan di Bandara Husein Sastranegara mengecek kesehatan penumpang yang datang maupun pergi dari Bandung, terutama dari dan menuju Singapura.

Menurut salah seorang dokter dari kantor kesehatan pelabuhan Husein Sastranegara, dr Amriyah Suci, pihak diinstruksikan dari kantor pusat pelabuhan yang berada di Cirebon untuk memperketat pengecekan kesehatan penumpang.

"Kita cepat tanggap dengan beredarnya penyakit flu Singapura ini. Baik penumpang yang akan pergi dan datang dari mana pun, khususnya dari Singapura," ujarnya saat ditemui di Bandara Husein Sastranegara, Jalan Pajajaran, Selasa (21/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penerbangan dari Singapura ke Bandung setiap harinya datang sekitar pukul 15.00 WIB dengan Air Asia.

Namun, kata dia, tidak semua penumpang diperiksa. Tim dokter dan perawat bandara hanya memeriksa penumpang yang terlihat sakit flu, batuk, atau demam. "Kalau ada penumpang yang terlihat loyo, flu, batuk atau demam kita datangin dan kita periksa," jelas Amriyah.

Untuk yang akan berangkat dipantau sejak di ruang tunggu. Sementara bagi penumpang yang datang, dipantau sejak turun dari pesawat. Setap harinya ada dua dokter dan dua perawat yang bertugas secara bergantian.

Menjaga kesopanan, tim dokter yang memeriksa hanya menggunakan sarung tangan dan masker saat akan memeriksa pasien, bukan sejak pemantauan. "Bagaimana pun juga untuk menjaga kesehatan tim dokter dan perawat, kita pakai masker dan sarung tangan saat periksa penumpang yang terlihat sakit," tutur Amriyah.

Amriyah menjelaskan ciri-ciri seseorang terkena flu Singapura jika telapak tangannya terlihat melepuh dan mulutnya seperti terkena sariawan, lalu demam dan batuk pilek.

"Kami periksa penumpang dengan cara manual, tidak dengan alat deteksi seperti di Cengkareng," katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan penyakit flu Singapura bisa tidak terdeteksi secara kasat mata pada diri pasien, namun dia bisa menularkan kepada orang lain. "Ini disebut carrier, jadi si pasien pembawa virus flu Singapura," katanya.

Selain itu ada juga manifes, yaitu flu Singapura yang menyerang kepada anak-anak. "Nah ini yang kami perhatikan, yang menyerang anak-anak," katanya

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads