Dalam ujian akhir nasional (UN) tahun ini terjadi sejumlah pelanggaran, di antaranya banyak siswa yang membawa handphone ke dalam kelas. Namun hingga kini belum ada informasi bocornya jawaban yang modusnya biasa dikirim lewat SMS.
Siswa laki-laki SMA Pasundan 3 Bandung, Iqbal (17), kepada detikbandung mengaku dirinya tetap membawa handphone ke dalam kelas. "Ya pintar-pintarnya kita saja. Kalau tas sih memang disimpan di depan kelas," ujarnya saat ditemui di halaman sekolahnya Jalan Kebon Jati, Senin (20/4/2009).
Ketika ditanya apakah handphone itu diselundupkan untuk mencari contekan, dia menyangkalnya. "Ah enggak bukan buat contekan," kata Iqbal. Dia mengaku hingga saat ini belum ada bocoran kunci jawaban melalui SMS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dihubungi melalui telepon, Sekjen Forum Aspirasi Guru Independen (FAGI) Iwan Hermawan menyatakan sesuai standar prosedur UN, para siswa dilarang membawa HP ke dalam kelas. "Kalau informasi soal soal yang segelnya rusak atau kunci jawaban bocor itu belum kami dengar," ujar Iwan.
(ern/ern)











































