Kedatangan mereka diterima Ketua KPU Bandung Heri Sapari di Aula KPU. Salah seorang perwakilan DPD PAN Bandung, Andri Gunawan mengatakan penyampaian kekecewaan ini bukan karena perolehan suara PAN rendah. Namun, hal ini karena PAN Bandung peduli dengan proses demokrasi di Indonesia.
"Kita ingin menyampaikan jika pileg 2009 di seluruh Indonesia buruk karena belum siapnya regulasi. Kami juga menyesalkan banyaknya warga yang kehilangan hak pilihnya," katanya. Karena itu, mereka meminta agar KPU memohon maaf pada warga yang kehilangan hak pilihnya.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga mempertanyakan soal perbedaan perolehan suara PAN di dua TPS yakni di PPK Cibiru dan PPK Antapani. "Suara PAN di TPS ada, tapi di PPK enggak ada," protesnya.
Sementara itu Ketua KPU Bandung Heri Sapari mengakui banyaknya masalah dalam pelaksanaan Pileg 2009 karena legislasi yang lemah.
Untuk permintaan maaf pada masyarakat yang tak mendapatkan hak pilihnya, menurut Heri tanpa diminta pun dia akan melakukannya. "Kami akan meminta maaf setelah rekapitulasi suara selesai, mungkin nanti kami akan gelar jumpa pers," kata dia.
Soal perbedaan perolehan suara PAN di dua TPS, Heri menyatakan hal itu sudah diselesaikan. "Itu karena ada dokumen yang terselip, tapi sekarang semua sudah terselesaikan," akunya.
(ern/ern)











































