Meski Satpol PP Kota Bandung sempat melakukan razia Pkl di tujuh titik kawasan K3 tadi pagi, Jumat (17/4/2009), namun ternyata tidak menyurutkan para pedagang untuk kembali berjualan. Bahkan pada saat makin siang, jumlah pedagang bertambah dibandingkan saat razia.
Dari pantauan detikbandung di salah satu kawasan penertiban di Jalan Otista, beberapa pedagang buah yang sempat dibawa tenda rodanya kembali berjualan di sepanjang badan jalan.
Salah seorang pedagang buah jeruk Uus (25) mengaku tidak takut dengan adanya operasi penertiban Satpol PP meski seluruh barang dagangannya diangkut petugas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada dengan Uus, salah seorang pedagang sawo Yudi (14) mengatakan razia penertiban Satpol PP bukan kendala baginya untuk terus berjualan.
"Kalau barang dagangan diangkut tinggal ditebus saja, kalau nggak ketangkap kita dagang lagi saja," kata Yudi yang lokasi berjualannya tak jauh dari Uus.
Yudi menyebutkan harga tebusan untuk barang dagangan yang disita bervariatif dari mulai Rp 50 ribu sampai dengan Rp 100 ribu.
"Kalau yang kenal paling Rp 50 ribu, tapi kalau nggak kenal sampai Rp 100 ribu," kata Yudi.
Dari pantauan detikbandung, terlihat beberapa pedagang di Alun-alun timur bersiap untuk membuka lapak dagangannya, begitu pula dengan beberapa pedagang yang tidak jauh dari komplek pertokoan Jalan Dalem Kaum terlihat mengular sepanjang badan jalan.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ar/ern)











































