Sebuah Rumah dan Benteng di Pajajaran Ambruk

Sebuah Rumah dan Benteng di Pajajaran Ambruk

- detikNews
Selasa, 14 Apr 2009 17:35 WIB
Sebuah Rumah dan Benteng di Pajajaran Ambruk
Bandung - Satu buah rumah dan benteng di Jalan Citepus II RT 4 RW 6 Kelurahan Pajajaran Kecamatan Cicendo ambruk, karena tak sanggup menahan beban air yang masuk ke dalam rumah setelah  hujan deras mengguyur Bandung kemarin, Senin (13/42009).

"Air datang dari arah lapangan sepakbola yang ada di atas,"  ujar Darsono (54) pemilik rumah saat ditemui di rumahnya yang telah ambruk, Selasa (14/4/2009). Dinding yang menempel dengan benteng sepanjang 12 meter dengan tinggi 2 meter pun ambruk seketika ke arah Sungai Citepus.

Ambruknya dinding beserta benteng pembatas sungai terjadi pada pukul 17.00 WIB kemarin, setelah hujan berhenti dan arus Sungai Citepus mulai turun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena Darsono beserta istri pada saat kejadian tidak berada di dalam rumah. "Saya lagi mengalihkan air yang datang dari arah landasan biar tetangga-tetangga di daerah ini tidak kebanjiran, eh malah rumah saya yang ambruk," kata Darsono.

Akibat dinding rumahnya ambruk, Darsono harus merelakan barang-barangnya hanyut terbawa arus sungai. "Pakaian, perabot, uang pada kebawa," kata Darsono.

Selain membuat bangunan ambruk, banjir bandang juga membuat 13 rumah terendam setinggi 20 cm. Darsono menuturkan banjir bandang yang terjadi kemarin terakhir kali terjadi pada tahun 2002. "Terakhir banjir tahun 2002, trus tidak pernah banjir lagi sampai kemarin," jelas Darsono.

Semalam, Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda datang untuk melihat lokasi secara langsung serta memberikan sumbangan sebesar Rp 500 ribu. "Uang itu dipakai tambahan untuk pembangunan benteng swadaya bersama warga," ujar Darsono.

Selasa Sore, belasan warga sedang bergotong royong membangun benteng yang berada di samping sungai Citepus. (tya/ern)


Berita Terkait