Pembongkaran yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB, Selasa (14/4/2009), ditargetkan selesai dalam satu hari. Warga khawatir runtuhan bangunan terseret ke perumahan mereka jika Sungai Citepus meluap seperti yang terjadi pada Senin (13/4/2009) sore.
Untuk pembongkaran, dijelaskan pengurus masjid Ustad Aceng, DKM Al Hidayah menyewa tujuh tukang termasuk pengawas dari perusahaan jasa pembongkaran bangunan Berkat Putra. Hal ini pun dibenarkan pengawas dari Berkat Putra Damainus DK. "Kita disewa oleh DKM masjid. Dibayarnya enam juta untuk enam tukang dan tujuh termasuk saya," ujarnya kepada detikbandung.
Para tukang bayaran tersebut tugasnya membongkar atap-atap bangunan dalam kondisi utuh sehingga bisa digunakan kembali. Sementara dindingnya dihancurkan oleh warga sendiri. Pembongkaran ini ditargetkan selesai sehari.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(lom/lom)











































