Marak Aborsi di Kalangan Remaja Bandung

Marak Aborsi di Kalangan Remaja Bandung

- detikNews
Selasa, 14 Apr 2009 10:00 WIB
Marak Aborsi di Kalangan Remaja Bandung
Bandung - Pada tahun 2008, Mitra Citra Remaja Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (MCR PKBI) Jabar, mendapati 4 kasus aborsi di kalangan pelajar di Bandung. Sementara dari survei yang dilakukan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), setiap tahunnya sebanyak 160 ribu hingga 200 ribu remaja di Jabar melakukan aborsi.

Dikatakan Program Officer MCR PKBI Jabar Abdurrahman, kasus kehamilam tidak diinginkan (KTD) terjadi di kalangan pelajar di Bandung. Pada tahun 2008 pihaknya mendapati 4 pelajar yang melakukan aborsi.

Hal itu, menurutnya disebabkan karena kepanikan pelajar tersebut ketika kehamilan berjalan terus sehingga mendapat vonis dipecat dari sekolah yang bersangkutan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekolah banyaknya langsung memvonis dikeluarkan," kata Abdurrahman atau akrab disapa Igun ketika ditemui di kantornya di Jalan Soekarno Hatta, Bandung, belum lama ini.

Rasa khawatir itu, imbuh Igun, memotivasi yang bersangkutan untuk mencari informasi ke mana pun untuk menggugurkan kandungan. Tanpa memikirkan apakah aborsi aman atau tidak.

"Akhirnya dia minum obat atau jamu apa pun sembarangan, apa pun informasi yang dia dapat dari temen-temen, dia telan bulat-bulan tanpa pikirkan lagi aman atau tidaknya," ujar Igun.

Menurut Igun, kasus KDT di kalangan pelajar dinilai dilematis. Di satu sisi jika diberikan cuti sekolah kepada pelajar yang hamil ditakutkan menjadi kelonggaran bagi pelajar lainnya ketika mendapati kasus serupa. Di sisi lain menjadi masalah tersendiri kepada pelajar tersebut. "Kiranya perlu ada aturan ketat untuk permasalahan seperti ini," pungkas Igun.

Sebelumnya pernah diberitakan dari survei yang dilakukan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), sekitar 160 ribu hingga 200 ribu remaja di Jabar lakukan aborsi.

Tak hanya itu berdasarkan survey dari lembaga yang sama, di 5 kota, yaitu Cirebon, Tasikmalaya, Palembang, Singkawang, dan Kupang. Dari 1.388 responden remaja, diketahui 16,35 persen diantaranya telah melakukan hubungan seksual.

Dari jumlah tersebut, 40,1 persen menggunakan kontrasepsi dan 23,79 persen menyatakan siap melakukan aborsi jika terjadi kehamilan.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung (ahy/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini