Menurut Ketua RW 09 Masnu, dirinya sempat mengajukan permohonan surat kepada pihak kecamatan dan kelurahan untuk permohonan bantuan ke dinas terkait dalam penanggulangan musibah runtuhnya gedung serbaguna dan Masjid di Saritem beberapa hari lalu.
"Kecamatan dan kelurahan tidak punya komputer lagi, karena komputer yang ada dipakai untuk perhitungan suara," kata Masnu saat ditemui detikbandung, Senin (13/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang warga Saritem, Beben (42), menyayangkan sikap kecamatan dan kelurahan yang tidak mampu mengabulkan permohonan warga untuk membuatkan surat bantuan ke dinas terkait.
"Padahal membuat surat kan hanya butuh waktu 5 menit," kata Beben yang selanjutnya mengatakan Camat dan Lurah sempat meninjau lokasi kejadian ketika musibah menimpa warga Saritem.
Sebelumnya diberitakan, Dinas Bina Marga dan Pengairan Jabar menjanjikan secara lisan untuk membantu perbaikan pondasi Sungai Citepus yang melalui Saritem. Hingga saat ini, warga secara swadaya bejibaku melakukan evakuasi runtuhan dua bangunan di Saritem.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/lom)










































