Kondisi bayi kembar siam Fadlan Maulana Wahid dan Fadli Maulana Fani, terus membaik sejak pulang dari RSHS, Jumat lalu (10/4/2009). Berat badannya naik 7 ons dibandingkan saat dia baru tiba di rumah.
Hal itu disampaikan neneknya, Hatimah, yang dihubungi melalui telepon, Minggu (12/4/2009). Menurutnya, dia dan ibu bayi kembar siam, Rani Agustin (22), tengah memeriksakan Fadlan dan Fadli ke bidan.
"Barusan udah ditimbang, sekarang berat badannya naik jadi 5 kg," ujar Hatimah. Saat dilahirkan berat badan bayi kembar siam itu hanya 3,150 kg dan saat tiba di rumah pada Jumat lalu, berat badannya naik menjadi 4,3 kg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembelian selang ini lah, kata Hatimah, yang membutuhkan dana yang besar. Sebab, setiap lima hari sekali slang harus diganti. Harga selang panjang 65 cm harganya Rp 9 ribu. "Kalau dua jadi Rp 18 ribu. Belum lagui harus beli susu formula," tuturnya.
Hatimah menambahkan, untuk menjaga badan bayi agar tetap hangat, di dalam kamar dipasang lampu 25 watt.
Fadlan dan Fadli dilahirkan pada 9 Maret lalu di RSHS melalui operasi caecar. Bayi kembar siam ini berdempet di bagian perut dan dada. Mereka hanya mempunyai satu jantung, satu paru-paru, dan satu hati. Karenanya tim dokter dari RSHS mengaku kesulitan untuk memisahkan keduanya. Kondisi Fadlan dan Fadli sudah diketahui sejak 4 bulan masih dalam kandungan.
(ern/ern)











































