Dikatakan Pemimpn Kantor Cabang Khusus BTPN Agus Trijadi, pihaknya sempat kesulitan ketika akan mencari bangunan tua di sepanjang Dago untuk dijadikan kantor BTPN. Waktu itu, cerita Agus, hanya ada satu gedung yang ada, yaitu Gedung Tiga Warna yang tidak jauh dari perempatan Jalan Merdeka, Bandung.
"Cukup seram juga, katanya banyak yang bangkrut kalau usaha di sana, tapi pimpinan kita keukeuh mau gedung itu dijadikan kantor," kata Agus yang ditemui di Gedung Indonesia Menggugat seusai menerima penghargaan dari Bandung Development Watch karena termasuk dalam pengelola gedung bersejarah yang tergolong apik, Sabtu (11/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menuturkan, harga gedung yang didapatkan pihaknya relatif tergolong murah dibading dengan gedung-gedung berskala moderen. Namun, ia juga mengakui kesulitan pemeliharaan gedung tersebut. "Tidak murah juga biaya yang dikeluarkan untuk pemeliharaan gedung Drikleur," katanya.
Dari penghargaan yang didapatkan, Agus berharap penghargaan itu bisa menjadi pelajaran bagi pelaku usaha lainnya khususnya yang menggunakan bangunan-bangunan tua.
"Bukan hanya pelajaran, tapi juga sebagai bentuk perhatian warga dan juga pelaku usaha untuk mempertahankan ciri khusus bangunan cagar budaya tanpa harus merusak dan menghilangkan keasliannya," jelasnya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ahy/rks)










































