Pengamat: Penyelidikan Fokker Harus Mendalam

Pengamat: Penyelidikan Fokker Harus Mendalam

- detikNews
Selasa, 07 Apr 2009 17:27 WIB
Pengamat: Penyelidikan Fokker Harus Mendalam
Bandung - Tragedi tabrakan pesawat TNI AU Fokker-27 di Lanud Husein Sastranegara, harus diselidiki secara mendalam. Sebab faktor-faktor penyebab kecelakaan pesawat beragam dan tidak bisa spekulatif.

Demikian disampaikan Pengamat Penerbangan dari ITB Hisar M. Pasaribu saat dihubungi detikbandung, Selasa (7/4/2009) menanggapi seringnya kecelakaan pesawat di Indonesia. Kecelakaan pesawat Fokker-27 di Husein Sastranegara merupakan kecelakaan kedua setelah pada tahun 2006 sebuah pesawat Cassa 212 bernomor A 9144 tergelincir di landasan pacu.

"Sebab-sebab kecelakaan harus diteliti dengan seksama agar tidak spekulatif. Agar kecelakaan tidak terjadi lagi," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa faktor yang mesti diteliti, seperti flight data recorder, kondisi sistem pesawat, perawatan pesawat dan bagaimana pesawat diterbangkan. "Jadi bisa dilakukan rekonstruksi terhadap pesawat sebelum menabrak," katanya.

Saat menyinggung tentang spekulasi cuaca, Hisar mengatakan belakangan cuaca memang agak sulit diprediksi. Perubahan cuaca secara tiba-tiba saat pesawat mendekati landasan pacu merupakan kondisi yang berbahaya.

"Seperti yang terjadi pada Fokker-27, kalau betul karena angin samping saat hendak mendarat artinya saat itu pilot sudah tidak punya kesempatan bermanuver," ujarnya.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(rks/ema)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini