Sejumlah keluarga korban kini sudah berdatangan ke RS Salamun Jalan Ciumbuleuit. Keluarga salah seorang korban M Imron, Rini Muryani (44), sepupu korban mengatakan keluarga mengetahui kabar kematian M Imron dari televisi.
Rini datang bersama dua orang kerabatnya. Dirinya belum diperbolehkan melihat jenazah korban. Rini hanya melihat nama M Imron yang berpangkat Pratu ini masuk ke dalam daftar korban.
Menurut Rini, sudah satu bulan Imron mengikuti latihan squadron 2. Biasanya setiap Sabtu Imron suka langsung ke asrama yang ada di dekat Pusdikom Cimahi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imron adalah anak ketiga pasangan suami istri Satilan dan Fatmi. Orang tua M Imron sendiri ada di Madura. Keluarga Imron pun sudah mengetahui kalau Imron menjadi salah satu korban jatuhnya pesawat TNI Fokker 27.
Pihak keluarga meminta agar jenazah Imron dibawa ke Madura Kecamatan Soca Desa Kelayan Kabupaten Bangkalan Madura. "Keluarga nangis di Madura. Kami ingin jenazah dibawa ke Madura," tutur perempuan berkerudung itu tampak bersedih.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung
(ema/ern)










































