Ulah kelompok pemuda yang diduga geng motor kembali terjadi di Kota Bandung. Mereka melempari rumah warga dan warung di Jalan Ahmad Yani samping Bank Internasional Indonesia dan Jalan Sulaksana, Minggu (05/04/2009).
Kejadian tersebut terjadi pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Menurut saksi Lilis (30), istri Asep Samsudin, pemilik warung di Jalan Ahmad Yani, sebelum kejadian ada tiga motor melintasi Jalan Sulaksana dengan ngebut. Warga sekitar sepertinya marah dan sempat melempar sepotong kayu kepada pengendara motor tersebut tapi tidak kena.
Sepuluh menit kemudian, sekitar 30-an motor datang dari arah Jalan Cicadas menuju Jalan Sulaksana di pinngir Jalan Ahmad Yani. "Saat itu saya mendengar suara motor terdengar bising dan rame-rame," ujar Lilis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mana orang yang tadi melempar!" ujar Lilis menirukan teriakan kelompok tersebut. Menurut Lilis mereka ada yang membawa balok kayu, batu dan samurai.
Lilis memaparkan, suaminya saat itu hanya berdiri dan mengatakan tidak tahu. Tapi para pemuda tersebut malah melempar dengan batu. Namun beruntung Asep tidak terkena. Hanya saja terpal yang menutup warungnya sedikti sobek-sobek akibat lemparan batu tersebut.
Salah seorang warga pun kakinya terluka diserempat salah seorang pengendara motor.
Tidak cukup sampai disitu. Puluhan motor tersebut masuk ke Jalan Sulaksana dan melempari rumah warga. Tapi tidak sampai 10 menit mereka langsung bubar.
"Orang-orang tersebut mencari warga di sini yang katanya melempari teman mereka saat melintas ke Jalan Sulaksana," ujar Asep. Asep yang sedang tidur saat itupun mengaku langsung terbangun dan merasa takut. Asep menduga, gerombolan tersebut adalah geng motor.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ema/ema)











































