Meski Ulat Sudah Lenyap, Warga Diminta Tetap Waspada

Komplek Setrasari Diserang Ulat

Meski Ulat Sudah Lenyap, Warga Diminta Tetap Waspada

- detikNews
Jumat, 03 Apr 2009 10:43 WIB
Meski Ulat Sudah Lenyap, Warga Diminta Tetap Waspada
Bandung - Sehari setelah penyemprotan oleh petugas dari Dinas Pertanian, ulat yang mengerubuni beberapa rumah di Komplek Setrasari tak terlihat lagi. Namun, warga harus tetap waspada dalam satu bulan ke depan. Dikhawatirkan ulat berbulu hitam yang merupakan hama Grayak itu muncul kembali.

Ditemui di kediamannya, Jalan Setrasari Kulon Raya, Jumat (3/4/2009), Angi (35) mengaku pagi ini tak melihat ulat di sekitar rumahnya, yang biasa menempel di dinding dan bergantung di tanaman miliknya.

"Saya sudah cek, tak ada ada lagi ulat-ulat yang ada di tanaman saya. Saya bersyukur sekali," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Angi juga mengaku sudah menghubungi petugas Dinas Pertanian untuk mengabarkan hal ini. "Namun menurut Bu Aan (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Distan-red), tetap harus dipantau terus dalam satu bulan ke depan. Khawatir ulatnya sudah berubah menjadi kepongpong dan masih hidup," tuturnya.

Angi mengatakan meski pasca penyemprotan rumahnya menjadi bau dan pengap, dirinya tak masalah. "Tak apa-apa, yang penting ulatnya hilang. Mudah-mudahan tak terjadi lagi," kata Angi.

Dia mengaku petugas Distan telah memberikan carbofuran, insektisida yang ditaburkan ke tanah untuk membasmi pupa yang biasanya berada di dalam tanah.

Angi dan warga lainnya dalam sepekan terakhir ini disibukkan dengan serangan ulat bulu yang mengerubuni rumah mereka. Meski sudah disapu dan disemprot pembasmi hama, ulat yang jumlahnya hampir ribuan itu tetap ada. Ulat bulu itu menempel di dinding rumah bahkan hingga kamar tidur. Bahkan keset milik Angi yang warnanya cokelat berubah menjadi hitam pekat, gara-gara ulat menempel di keset.

Akhirnya diketahui jika sumber ulat itu berasal dari lahan kosong yang berada di perumahan tersebut, tepat di samping kediaman Angi. Pohon dan rumput liar di lahan kosong itu pun dibabat habis. Lalu Kamis (2/4/2009), petugas Dinas Pertanian menyemprot rumah warga dengan pestisida dan menaburkan carbofuran.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini