Atap SD Yang Roboh Setahun Lalu Sudah Diperbaiki

SD Babakan Surabaya

Atap SD Yang Roboh Setahun Lalu Sudah Diperbaiki

- detikNews
Kamis, 02 Apr 2009 13:12 WIB
Atap SD Yang Roboh Setahun Lalu Sudah Diperbaiki
Bandung - Ambruknya atap ruangan kelas sekolah dasar (SD), bukan kali ini saja terjadi. Setahun lalu, tepatnya 11 Maret 2008, atap bangunan SD Babakan Surabaya Utara di Jalan Kiaracondong blk 147 pun roboh. Kini bangunan itu sudah diperbaiki

Saat itu atap salah satu ruangan kelas, yang biasa dipakai murid kelas 6 di kompleks SD Babakan Surabaya Utara ambruk. Sukurlah, para murid belum masuk kelas sehingga tak menimbulkan korban jiwa. Akhirnya kegiatan belajar mengajar pun saat itu digabung.

Dari pantauan detikbandung, atap yang ambruk sudah diperbaiki. Kepala Sekolah SD II Babakan Surabaya Euis Faridawati mengatakan renovasi terjadi selama enam bulan pasca runtuhnya ruang kelas tersebut. Ia mengatakan perbaikan itu memanfaatkan dana role sharing Provinsi Jawa Barat dan pemkot Bandung serta dana hibah Pemprov.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada dua bantuan untuk SD Babakan Surabaya, dana APBD yang diberikan Pemkot sebesar Rp 270 juta, sedangkan dana Role Sharing dari Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar jumlahnya Rp 240 juta," katanya saat ditemui detikbandung di ruang guru SD Babakan Surabaya Utara, Kamis (2/4/2009).

Ia menjelaskan dana role sharing dipakai untuk merenovasi empat kelas dan membangun dua kelas baru. Bangunan pun menjadi bertingkat. Dua ruangan kelas dibangun di lantai dua. "Dana role sharing itu harusnya untuk renovasi empat kelas, tetapi jadi enam kelas dan menambah lantai gedung," terangnya.

Sementara dana dari APBD Kota Bandung dipakai membangun dua ruang kelas baru bertingkat. Tak hanya itu, dana itu juga dipakai untuk membangun lorong yang menghubungkan bangunan yang didanai role sharing dan bangunan yang didanai APBD.

Euis mengatakan pembagunan ruang kelas yang bertingkat karena luas tanah sedikit dan mempertimbangkan aspek kenyamanan bangunan. Hal tersebut berdasarkan penelitian konsultan infrastruktur dan persetujuan Disdik Kota Bandung.

"Disdik pun menyetujui, baru kami berani untuk melakukan renovasi dan membangun ruang kelas yang baru," tambahnya.






Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(rks/ern)


Berita Terkait