Jika Terbukti, BB POM Cabut Izin Produsen Dendeng Babi

Jika Terbukti, BB POM Cabut Izin Produsen Dendeng Babi

- detikNews
Rabu, 01 Apr 2009 13:17 WIB
Bandung - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Jabar belum dapatkan hasil pemeriksaan terkait temuan dendeng babi yang beredar di masyarakat Bandung. Jika terbukti, produsen akan dicabut izin perdagangannya.

"Masih diperiksa di pusat dan belum ada hasilnya," kata Kepala BBPOM Jabar Agus Prabowo seusai bertemu dengan Gubernur Jabar di Gedung Sate, Bandung, Rabu (1/4/2009).

Agus mengatakan, lembaga pengawas obat dan makanan menemukan beberapa merek dagang dendeng sapi dijual bebas di pasar tradisional dan modern dengan dicampur daging babi. Kini, barang-barang yang diduga berisi daging babi itu sudah ditarik dari pasar.

"Untuk sementara merek dagang tersebut sudah ditarik dan diamankan," kata Agus.

Agus mengatakan produsen dendeng babi tersebut berasal dari luar kota Bandung. "Bandung hanya distribusi saja," kata Agus.

Menurutnya, peredaran dendeng babi belum begitu lama beredar dimasyarakat. Dirinya memperkirakan peredaran sudah terjadi dua bulan ke belakang. "Mungkin karena krisis ekonomi sehingga produsen memilih menjual dendeng sapi dicampur daging babi," kata Agus.

Disinggung apakah produsen terkait akan terancam dicabut perizinannya jika terbukti hasil penelitian BBPOM pusat diketemukan daging babi? Agus berkata,"Produsen akan dicabut perizinanya."

Di tempat sama, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengimbau para produsen ataupun penjual daging untuk jujur dalam menjual produknya. "Jangan sampai label tidak sama dengan isinya," kata Heryawan.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.

(ahy/rks)


Berita Terkait