Pemilu 2009 Minim Pemantau Independen

Pemilu 2009 Minim Pemantau Independen

- detikNews
Senin, 30 Mar 2009 17:04 WIB
Pemilu 2009 Minim Pemantau Independen
Bandung - KPU Jabar mengatakan Pemilu 2009 minim pemantau independen. Sampai dengan saat ini KPU baru menerima 3 pemantau yang terakreditasi secara nasional, dan 4 ajuan pemantau tingkat lokal.

Ketua KPU Jabar Ferry Kurnia Rizkiansyah mengatakan pemantau pemilu independen pada pemilu tahun 2004 lebih banyak. Saat itu, kata Ferry, sebanyak 50 lembaga dari tingkat lokal sampai dengan internasional mengajukan diri sebagai pemantau.

"Saya kira masalahnya karena tidak ada lembaga asing yang membantu membiayai kegiatan lembaga pemantau di Indonesia," kata Ferry saat ditemui di ruang kerjanya, di Jalan Garut no 11, Bandung, Senin (30/3/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, tiga lembaga pemantau yang telah terakreditasi oleh KPU Pusat adalah Komite Independent Pemantau Pemilu (KIPP), Gerakan Hati Nurani (Gerhana), dan Garda Santri Nusantara (Gasantra). Adapun lembaga yang baru mengajukan adalah Front Persatuan Nasional (FPN), Komite Masyarakat Peduli Pemilu Indonesia (Komppi), Lingkaran Untuk Pemilu Sehat (Lu-Push), dan National Election Indonesia (NEI).

"Ketiganya sudah terakreditasi oleh KPU Pusat dan 4 ajuan pemantau di tingkat lokal masih harus diverifikasi," kata Ferry.

Di tempat yang sama, Kepala Hukum dan Humas KPU Jabar Heri Suherman, status lembaga yang mengajukan diri itu mayoritas berasal dari kelompok-kelompok masyarakat. KPU belum menerima data ajuan yang berasal dari kalangan perguruan tinggi.

"Tidak ada dari kalangan kampus atau forum rektor," katanya.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.

(rks/ern)


Berita Terkait