Ayi: Penelitian Tanah di Bandung Validkah?

Ayi: Penelitian Tanah di Bandung Validkah?

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 25 Mar 2009 13:33 WIB
Ayi: Penelitian Tanah di Bandung Validkah?
Bandung - Penelitian Geodesi ITB terhadap beberapa titik tanah di Bandung dan sekitarnya, ditanggapi biasa oleh Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda. Ayi mengatakan penelitian tersebut harus diuji lagi oleh pemkot.

Seperti diberitakan, penurunan tanah di daerah Bandung dan sekitarnya rata-rata 10 cm per tahun. Permukaan tanah paling tinggi berada di sekitar daerah industri tekstil di Bandung Timur. Penurunan muka tanah ini disebabkan oleh pengambilan air secara berlebihan.

Faktor lain bisa penurunan karena beban bangunan, penurunan karena adanya konsolidasi alamiah dari lapisan-lapisan tanah, serta penurunan karena gaya-gaya tektonik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi itu bisa terjadi di daerah tengah Kota Bandung andai pembangunan hotel dan apartemen tidak dikendalikan. Sebab, hotel dan apartemen sama-sama membutuhkan air seperti yang dilakukan pabrik.

"Kita harus melihatnya lebih valild. Apakah itu valid? Intinya kami menggunakan suatu regulasi untuk mengatur air bawah tanah," kata Ayi, usai meninjau kebakaran rumah di Jalan Ciumbuleuit, Rabu (25/3/2009).

Saat disinggung mengenai pemanfaatan air tanah di Kota Bandung, Ayi mengklaim pemerintah telah melakukan pengendalian terhadap pemanfaatan air tanah di Kota Bandung.

"Kami akan menambah ketentuan secara yuridis dan teknis," katanya berjanji.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.


(rks/ern)


Berita Terkait