Prof Hasanuddin Z Abidin, pakar Geodesi ITB, mengatakan secara umum dampak penurunan air tanah terjadi pada infrastruktur kota yang mudah rusak. Berdasarkan penelitian Hasanuddin pada tahun 2000, kerusakan infrastruktur sudah terjadi pada daerah seperti Ujung Berung, Gede Bage, dan Rancaekek.
"Selain kerusakan fisik daerah luasan banjir juga makin besar," kata Hasan saat dihubungi detikbandung, Selasa (24/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, solusi yang Penurunan muka tanah itu bisa dicegah dengan memindahkan pabrik, membatasi pembangunan gedung-gedung bertingkat yang berpotensi mengambil air tanah dan mulai membangun sumur resapan.
"Kalau diteruskan kota akan makin rusak. Yang perlu dari dulu dilakukan adalah pengendalian izin air tanah," kata Chay yang diamini Hasanuddin.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(rks/ern)










































