Jalan Rusak dan Rumah Retak Akibat Permukaan Tanah Turun

Jalan Rusak dan Rumah Retak Akibat Permukaan Tanah Turun

- detikNews
Selasa, 24 Mar 2009 16:07 WIB
Bandung - Jangan heran jika banjir makin meluas di Kota Bandung, rumah retak, serta infrastruktur jalan mudah rusak. Sebab, hal itu dipicu oleh penurunan permukaan tanah. Setiap tahunnya Kota Bandung mengalami penurunan permukaan tanah sekitar 10 centimeter.

Prof Hasanuddin Z Abidin, pakar Geodesi ITB, mengatakan secara umum dampak penurunan air tanah terjadi pada infrastruktur kota yang mudah rusak. Berdasarkan penelitian Hasanuddin pada tahun 2000, kerusakan infrastruktur sudah terjadi pada daerah seperti Ujung Berung, Gede Bage, dan Rancaekek.

"Selain kerusakan fisik daerah luasan banjir juga makin besar," kata Hasan saat dihubungi detikbandung, Selasa (24/3/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dihubungi terpisah, Pakar Hidrologi dari Universitas Padjadran, Dr Chay Asdak mengatakan penurunan muka tanah disebabkan salah satunya karena eksploitasi air tanah.

Karena itu, solusi yang Penurunan muka tanah itu bisa dicegah dengan memindahkan pabrik, membatasi pembangunan gedung-gedung bertingkat yang berpotensi mengambil air tanah dan mulai membangun sumur resapan.

"Kalau diteruskan kota akan makin rusak. Yang perlu dari dulu dilakukan adalah pengendalian izin air tanah," kata Chay yang diamini Hasanuddin.





Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.


(rks/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini