Disparbud Bandung Mengaku Kesulitan

Bangunan Cagar Budaya Jadi Hotel

Disparbud Bandung Mengaku Kesulitan

- detikNews
Senin, 23 Mar 2009 15:34 WIB
Disparbud Bandung Mengaku Kesulitan
Bandung - Dinas Pariwisata dan Kebudayan (Disparbud) Kota Bandung mengaku sulit untuk menjaga aset cagar budaya yang dimiliki oleh perseorangan, Disparbud berdalih tidak ada payung hukum untuk melaksanakan pengawasan terhadap aset bersejarah di Bandung.

"Belum bisa berbuat banyak karena payung hukum belum ada, nanti setelah ada persetujuan dewan baru bisa ditentukan bagaimana bentuk pelaksanaanya," kata Kepala Bidang Kesenian dan Kebudayaan Disparbud Kota Bandung Rindu Siswaya ketika dihubungi detikbandung, Senin (23/3/2009).

Di dalam rancangan Perda yang akan diajukan tersebut, imbuh Rindu, akan merinci hak dan kewenangan pemerintah dalam pelestarian bangunan cagar budaya yang ada di Bandung. Disebutkan pula hak dan kewajiban pemilik bangunan cagar budaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi jelas aturannya nanti," kata Rindu.

Saat ini, diakui Rindu, pihaknya kesulitan untuk mengawasi bangunan tua yang masuk kriteria cagar budaya. Hal tersebut dikarenakan faktor ekonomis si pemilik sehingga bangunan beralih fungsi menjadi bangunan komersil dan hilang identitas sejarahnya.

"Dasarnya kembali lagi karena kita belum punya payung hukum yang mengatur atau merinci mengenai pelestarian cagar budaya itu," tandas Rindu.

Diberitakan sebelumnya, dari seribu lebih bangunan tua di Bandung terdapat sekitar duaratus lebih bangunan tua yang masuk pada kriteria cagar budaya. Kriteria ini ditetapkan atas usia bangunan, nilai sejarah, dan juga sisi Iptek bagi masyarakat banyak.

Alih fungsi bangunan cagar budaya menjadi pusat komersil, dikatakan Ketua Bandung Heritage Harastoeti karena mayoritas bangunan cagar budaya memiliki posisi strategis dan juga faktor ekonomi dari si pemilik bangunan.



Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/ahy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini