Bawa Kabur Pacar, Mahasiswa Asal Jakarta Diciduk

Bawa Kabur Pacar, Mahasiswa Asal Jakarta Diciduk

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 23 Mar 2009 13:59 WIB
Bawa Kabur Pacar, Mahasiswa Asal Jakarta Diciduk
Bandung -

Jajaran Polresta Bandung Barat berhasil menciduk RS (21) karena diduga membawa kabur Diana Bukit Indah (20) tanpa sepengetahuan orangtua korban. RS yang merupakan mahasiswa dari Jakarta ini ditangkap di rumah kontrakannya di Jalan Nirbaya, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Minggu (23/3/2009).

Kasus dugaan penculikan ini berawal dari laporan orangtua Diana, yaitu Edi Karson (43), ke Polresta Bandung Barat, beberapa waktu lalu. Dia melaporkan anaknya yang
kabur dari rumah sejak 7 Maret 2009.

"Penangkapan itu dilakukan oleh Petugas gabungan Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) dan Tim Khusus Satreskrim Polresta Bandung Barat. Saat ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Jakarta Timur, tersangka tidak melakukan perlawanan," jelas Kapolres Bandung Barat AKBP Baskoro Tri Prabowo kepada wartawan di Mapolres Bandung Barat, Senin (23/3/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Baskoro, Diana pergi tanpa kabar sejak 14 hari lalu. Berdasarkan keterangan orangtua korban, RS itu ialah kekasih Diana. "Selama menghilang, ternyata Diana
tinggal di rumah kontrakannya RS di Jakarta," jelasnya.

Akibat, perbuatannya tersebut, kini RS mendekam di ruang tahanan Mapolresta Bandung Barat. Menurut Baskoro, tersangka dijerat pasal 332 KUH Pidana ayat 1 (e) tentang Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Seseorang atau membawa pergi seorang wanita tanpa dikehendaki orang tuanya atau walinya.

"Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara," tuturnya.

Sementara itu, RS membantah kalu dirinya menculik dan membawa kabur pacarnya, Diana. "Pacar saya itu pergi dari rumah karena ada masalah dengan keluarganya. Lalu, mendatangi saya ke Jakarta," ujar RS yang mengaku sudah berpacaran dengan Diana selama satu tahun ini.

Menurut RS, selama tinggal di rumah kontrakannya, Diana diperlakukan baik dan tidak terjadi pebuatan asusila. Bahkan, RS kerap mengajak korban jalan-jalan.

"Saya diminta untuk tidak memberitahu atau menelepon kepada orangtuanya. Ya, saya turuti saja permintaan pacar saya itu," jelas pria yang mengaku sebagai mahasiswa di salah satu universitas di Jakarta.



Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.

(bbp/ahy)


Berita Terkait