"Misalnya di Paris, semua bangunan bagian luarnya tidak boleh dirombak, tetapi didalamnya modern semua, baik perkantoran dan sebagainya," kata Rhenald di sela-sela Seminar 'Strategi Mengelola peluang & Ancaman Bisnis Industri Budaya & Wisata, di Saung Angklung Udjo, Jalan Padasuka, Sabtu (21/3/09).
Lebih lanjut, Rhenald mengatakan bangunan heritage itu boleh direnovasi untuk pemeliharaannya, tapi bangunan heritage tidak boleh dirombak total.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Rhenald, perobohan bangunan tersebut merupakan cerminan ketidakpahaman suatu pihak tentang nilai heritage. "Nilainya tentu berbeda. Lebih tinggi nilai bangunan yang lama daripada yang baru," ujar Rhenald.
Dalam seminar tersebut Rhenald juga mengajak ke semua pihak untuk mendukung secara bersama-sama memajukan dunia industri wisata Indonesia.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ema/ema)











































