ITB Masih Terima Mahasiswa Miskin

ITB Masih Terima Mahasiswa Miskin

- detikNews
Kamis, 19 Mar 2009 10:18 WIB
ITB Masih Terima Mahasiswa Miskin
Bandung - Anggapan bahwa ITB sudah tidak menerima lagi mahasiswa miskin ditepis oleh Dekan
Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB Adang Suwandi Ahmad. Buktinya tiap
hari ada saja mahasiswa yang meminta penangguhan pembayaran uang kuliah dan
pengajuan bea siswa ke rektorat.

"Kata siapa kita tidak menerima mahasiswa miskin," tegasnya kepada detikINET
usai penandatangan MoU dengan Alcatel-Lucent di auditorium Gedung Bakrie, Kampus
ITB, Jalan Ganesha No 10, Rabu (18/3/2009) sore.

Menurutnya, ITB melihat dari kemampuan akademik bukan pada kemampuan
finasialnya. Setiap hari ada saja mahasiswa yang mengajukan surat penangguhan
pembayaran uang kuliah dan pengajuan bea siswa ke rektorat. Bahkan dalam satu
semester dari 16 ribu mahasiswa ITB, ada sekitar 4 ribu mahasiswa yang
mengajukan bea siswa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tugas mahasiswa ITB adalah belajar. Tugas ITB yang mencari dana untuk membiayai
kegiatan belajar mahasiswa. Ini sudah resiko ITB sebagai institusi pendidikan,"
papar pria paruh baya ini.

Hal tersebut, imbuhnya, membuat dirinya terpacu untuk 'mengemis' ke
perusahaan-perusahaan atau ke alumni ITB yang telah sukses untuk membantu
membiayai mahasiswa yang kurang mampu.

"Saya terpaksa jadi pengemis. Minta sana minta sini. Tapi tidak apa-apa. Ini
resiko dan memang harus dijalankan. Karena kalau tidak banyak yang tidak bisa
meneruskan pendidikannya," katanya.

Menutup obrolan, Adang menegaskan bahwa ITB tidak akan mendrop out mahasiswanya
yang tidak mampu. "Saya jamin kita tidak akan DO mahasiswa karena belum bayar.
Tapi kita cari solusinya. Misal dengan penangguhan pembayaran ataupun dengan
mencarikannya beasiswa," pungkasnya. (afz/ern)


Berita Terkait