"Teteh curhat ka saya hoyong aya (ingin ada) tv," kata Dadan saat ditemui di RSHS, Rabu (18/3/2009).
Dadan menceritakan, menonton televisi merupakan aktifitas kegemaran anak kedua dari empat bersaudara itu sebelum dirujuk ke RSHS. "Setiap hari dia suka nonton, jarang keluar rumah," katanya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Teteh berharap cepet ditangani supaya cepat sembuh," ujarnya.
Saat disinggung tentang masalah biaya rumah sakit, Dadan mengatakan, beberapa pihak perusahaan menanggung beban biaya perawatan kakaknya selama menjalani perawatan di RSHS. Disebutkannya donatur tersebut berasal dari kalangan politikus sampai dengan perusahaan.
"Keluarga sudah sepakat untuk menerima bantuan dari siapa saja. Dan tidak ada kaitannya dengan politik," pungkas Dadan.
Yani menderita tumor jinak yang menyebabkan munculnya benjolan-benjolan di seluruh tubuhnya. Derita Yani itu disebabkan oleh kelainan genetika yang menyerang syaraf tepi kulit.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/rks)











































