Angkot Terbakar, Tiga Orang Alami Luka Bakar Parah

Angkot Terbakar, Tiga Orang Alami Luka Bakar Parah

- detikNews
Rabu, 18 Mar 2009 10:57 WIB
Angkot Terbakar, Tiga Orang Alami Luka Bakar Parah
Bandung - Jangan pernah membawa bensin dalam kantong plastik! Gara-gara salah satu penumpang angkot membawa bensin dalam kantong plastik, sebuah angkot jurusan Cicalengka-Cileunyi dengan nopol D 1993 YV terbakar di Jalan Nagreg, Kabupaten Bandung, Rabu (19/3/2009). Seorang sopir, anak kecil, dan seorang penumpang mengalami luka bakar cukup parah.

Saat itu pukul 07.00 WIB, Acep Saefudin menaiki angkot dari pom bensin Nagreg. Dia membawa kantong plastik berisi bensin sebanyak 2 liter. Seketika kantong plastik itu bocor dan menumpahkan bensin ke angkot yang sedang berjalan.

Aliran bensin yang tumpah dengan segera merembes kemana-mana dan diduga masuk ke bagian knalpot. Sesaat kemudian muncul api dari bagian belakang angkot yang dengan cepat melumat seluruh bagian angkot.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sopir angkot Asep (23) panik melihat api yang membakar angkotnya dan ia langsung menabrakkan mobilnya ke mobil lain. Ketegangan Asep bertambah ketika melihat anaknya Desta Alifumi (3,5) sudah mulai terbakar. Ia langsung mengambil anaknya keluar dari angkot.

Sedangkan Acep Saefudin yang berada di kursi penumpang juga ikut keluar sembari api membakar tubuhnya. Ketiganya langsung dilarikan ke puskesmas Cicalengka.

"Acep mengalami luka bakar cukup parah," kata dr Iyus Rosmawati, dokter di Unit Gawat Darurat Puskesmas Cicalengka.

Acep mengalami luka bakar tingkat tiga dimana wajah, tangan kanan-kiri, kaki kanan-kiri, perut, punggung dan bokong bagian kanan terbakar. Asep mengalami luka bakar di bagian tangan sedangkang Desta mengalami luka bakar tingkat dua dimana wajah, tangan kanan-kiri, dan bagian kaki terbakar.

Saat ini angkot yang terbakar itu sudah diamankan di Pos Polisi Cileunyi. Ketiga korban lalu dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.


(rks/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini