Saat itu pukul 07.00 WIB, Acep Saefudin menaiki angkot dari pom bensin Nagreg. Dia membawa kantong plastik berisi bensin sebanyak 2 liter. Seketika kantong plastik itu bocor dan menumpahkan bensin ke angkot yang sedang berjalan.
Aliran bensin yang tumpah dengan segera merembes kemana-mana dan diduga masuk ke bagian knalpot. Sesaat kemudian muncul api dari bagian belakang angkot yang dengan cepat melumat seluruh bagian angkot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan Acep Saefudin yang berada di kursi penumpang juga ikut keluar sembari api membakar tubuhnya. Ketiganya langsung dilarikan ke puskesmas Cicalengka.
"Acep mengalami luka bakar cukup parah," kata dr Iyus Rosmawati, dokter di Unit Gawat Darurat Puskesmas Cicalengka.
Acep mengalami luka bakar tingkat tiga dimana wajah, tangan kanan-kiri, kaki kanan-kiri, perut, punggung dan bokong bagian kanan terbakar. Asep mengalami luka bakar di bagian tangan sedangkang Desta mengalami luka bakar tingkat dua dimana wajah, tangan kanan-kiri, dan bagian kaki terbakar.
Saat ini angkot yang terbakar itu sudah diamankan di Pos Polisi Cileunyi. Ketiga korban lalu dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(rks/ern)










































