Raden diduga telah melakukan pelecehan putri pasangan Agus Hastomo dan Lasty Anisa, yang masih berusia enam tahun.
"Kami merasa ditikam dari belakang," ujar Agus saat ditemui di kediamannya, Komplek Parahyangan Permai, Gerlong, Minggu (15/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena merasa kasihan dan percaya, Lasty mengaku sering mengundang Raden ke rumahnya. "Saya bilang kalau ada rezeki, mari kita makan bareng," ujarnya.
Saking dekatnya hubungan Raden, Lasty mengaku tak keberatan jika Raden sering menginap di rumahnya.
Kasus ini bermula pada 28 Februari lalu, saat Lasty dan suami yang baru pulang dari luar negeri, mendapat pengakuan dari putri mereka yang berusia 6 tahun, jika dia telah dilecehkan.
Sang putri, kata Lasty, mengaku telah mendapat pelecehan seksual dari seorang kenalan dekat mereka bernama Raden. Raden sendiri merupakan salah seorang santri di Pesantren Daarut Tauhiid. Menurut Lasty, sang putri mengaku telah diciumi dan dipeluk. Lebih dari itu, oknum juga mengarahkan alat kemaluannya ke arah putri Lasty.
(ern/ern)











































