Bak tunanetra melihat gajah, para peserta sosialisasi yang kebanyakan tunanetra pun bingung bagaimana menyontereng calon legislatif. Terlebih mereka pun tidak pernah tahu nama dan wajah si calon legislatif.
"Kami harusnya membawa Template untuk surat suara untuk penyandang cact tunan netra. Tapi, templatenya belum diterima KPU Kota Bandung jadi tidak ada contoh," ujar Kepala Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Manajemen Informasi dan Hubungan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Bandung, Evie Ariadne Shinta, yang ditemui di tengah-tengah sosialisasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah komunikasikan tentang template, tapi KPU pusat minta penundaan," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kelompok penyandang cacat tunanetra mendatangi KPU Kota Bandung. Mereka meminta agar KPU segera mencetak template surat suara dan buku daftar caleg. Kelompok tunanetra menolak untuk mendapatkan pendampingan saat memilih calon di bilik suara.
Menanggapi soal ini, Evie juga sudah berkoordinasi dengan KPU Pusat."Kita cari yang baiknya saja," katanya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (rks/rks)











































