Ketua Ikatan Mahasiswa Geodesi (IMG) Raditya Gunawan, Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru I Putu Tria Dharma, dan Korlap M Zahril Affendy, akhirnya diputuskan menerima skorsing dan kerja sosial.
Rektor ITB, Djoko Santoso mengatakan, sanksi kerja sosial yang diberikan kepada ketiga mahasiswa itu berupa pekerjaan yang terkait dengan pengembangan intelektual dan akademis di masyarakat. Sanksi ini, kata Djoko, merupakan sanksi akademik yang lebih baik ketimbang drop out.
"Rincian pekerjaan sosialnya seperti apa tanya ke Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni atau Dekan Fakultas Ilmu Kebumian," kata Djoko, saat dihubungi detikbandung, Sabtu (14/3/2009).
Dihubungi lewat telepon, Widio Nugroho, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni ITB, mengatakan, rincian pekerjaan yang akan dilakukan ketiga mahasiswa sedang disusun Komisi Penegakan Norma Kemahasiswaan. Namun, Widio mengatakan, pekerjaan yang diberikan ke mahasiswa tidak berbeda dengan praktek keilmuan yang biasa dikembangkan mahasiswa ITB di masyarakat.
"Bentuknya macam-macam, tapi sebagai gambaran seperti mereka harus menggunakan keahlian akademiknya untuk memberdayakan masyarakat," katan Widio.
Saat disinggung apakah sanksi yang sama diberikan pula kepada pengurus himpunan lainnya, Widio menolak untuk mengatakannya.
"Nanti minggu depan saya akan beberkan semuanya. Biar jelas," katanya.
Sementara itu, saat detikbandung mencoba mengonfirmasi kepada Raditya Gunawan, Ketua IMG yang terkena sanksi, Raditya enggan menjelaskan sikapnya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(rks/rks)











































