Sopir Angkot Minta Polisi Turun Tangan

TMB Dioperasikan 23 Maret

Sopir Angkot Minta Polisi Turun Tangan

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 13 Mar 2009 16:53 WIB
Sopir Angkot Minta Polisi Turun Tangan
Bandung - Perwakilan dari tim verifikasi TMB yang juga termasuk pengurus Kobutri Bandung mendatangi Polwiltabes Bandung, Jumat (13/3/2009). Karena Kapolwil tidak ada, maka mereka menemui Intelkam Polwiltabes Bandung.

Kedatangan mereka meminta kepada polisi menjadi mediator antara Pemkot dan para sopir agar pengoperasian TMB ditunda. "Sebelum konsorsium terbentuk, kami meminta pengoperasian TMB ditunda. Selain itu juga tanggal 23 berkaitan dengan kampanye pemilu 2009. Penundaan ini untuk keamanan," ujar Ketua Tim Verifikasi TMB GM Sirait.

Pada saat pertemuan terakhir Desember lalu, disepakati pengoperasian TMB harus berdasarkan persetujuan pengusaha angkot dan juga Pemkot. "Tapu konsorsium saja hingga saat ini belum terbentuk. Kalau ada kesepakatan, pastinya ada MoU. Tapi sekarang kan belum ada," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencana pengoperasian pada 23 Maret mendatang di koridor satu dengan 39 unit bus. Angkot yang bersinggungan dengan jalur TMB yaitu Cicadas-Cibiru, Cicaheum-Cibaduyut, Stasiun Hall-Gedebage, Riung Banudng-Dago, Margahayu-Ledeng, Elang-Gedebage. "Yang paling panjang jaraknya bersinggungan yaitu Cicadas-Cibiru dan Cicaheum-Cibaduyut sekitar 7 km," ujarnya.

Dari enam trayek itu ada sekitar 1.200 angkot. Sementara sopirnya berjumlah sekitar 3 ribu.
(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads