Berdasar data yang diperoleh detikbandung dari salah seorang mantan pekerja proyek pembangunan Plaza PanAsia, jika Plaza PanAsia selesai dibangun sesuai rencananya, tidak akan memegang status sebagai bangunan tertinggi di Bandung. Tinggi total bagunan 19 lantai itu adalah 78 meter, masih lebih rendah dibandingkan menara kembar Masjid Agung yang memiliki tinggi 86 meter.
Fungsi gedung yang direncanakan adalah untuk apartemen 69 unit, perkantoran, ruang pertemuan, ritel/ruang untuk persewaan bank, restoran, cafetaria, pusat jajanan dan ruang kebugaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama proses pekerjaan, beberapa kendala sempat menghambat proses konstruksi seperti masa kampanye dan pemilu 1997. Namun persoalan yang kemudian membuat proyek benar-benar terhenti adalah krisis moneter yang menghantam Indonesia.
Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam proyek pembangunan Plaza PanAsia adalah PT. PanAsia Interfi sebagai pemilik, PT. Adhi Dharma Bumi Indonesia Indah sebagai pengembang, PT. Interkreasi Polatama sebagai konsultan pengawas, PT. Air Mas Asri sebagai perancang arsitektur, PT. Meltech Consultindo Nusa sebagai perancang mekanikal/elektrikal, PT. Gistama Inti Semesta sebagai perancang struktur. Selain itu ada juga PD. Transview Decor sebagai perancang interior dan PT. Waskita Karya sebagai kontraktor.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(lom/lom)










































